Mabuk. Dalam term negatifnya, harus kembali dipahami bukan hanya terbatas
pada pengertian yang sempit, seperti teler akibat minuman keras atau teler
karena narkotika. Yang lebih penting daripada teler secara fisik adalah tujuan
dari mabuk sebagai penghilang kesadaran, entah untuk sekedar bersenang-senang
secara tidak jelas atau sejenak melupakan masalah-masalah yang menimpa
kehidupan. Akibat yang terjadi ketika mabuk, jelas, yang pertama hilang
kesadaran (akal tidak berfungsi) berikutnya, setelah akal tidak berfungsi
manusia sangat rentan untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak melibatkan
akal, hanya melibatkan nafsu saja, menjadi liar seperti hewan. Jika sudah
seperti itu derajat manusia turun, dia menjadi bukan manusia walaupun secara
fisik kelihatannya manusia.
Sekarang mabuk ini dimanipulasi, dijadikan sebagai alat utama untuk menghilangkan kesadaran orang lain, orang banyak, sebagai bagian dari kontrol sosial yang berfungsi sebagai suplayer-suplayer materi bagi pemilik-pemilik bisnis besar, sebagai kontrol sosial untuk menghidupkan ego-ego rendah dengan tujuan destruktif dalam kerangka tujuan tertentu yang besar. Para pelaku kontrol pikiran (jika secara masal menjadi kontrol sosial) menjadi mudah karena metode yang dipakai bukan dengan menyuruh manusia untuk mabuk, tetapi menciptakan suasana yang membuat manusia tidak punya pilihan lain kecuali mabuk. Dalam suasana seperti itu terdapat dua pilihan, kedua pilihan hanya berujung pada satu akibat, yaitu mabuk. Pilihan tersebut adalah ingin mabuk sendiri atau ingin dimabukkan.
Kontrol pikiran! jangan dikira apa yang sedang terjadi entah itu suasana kehidupan, sistem sosial atau bagian lain dalam kehidupan merupakan proses alamiah, bukan seperti itu, tetapi rekayasa besar-besaran. Berbagai jenis rekayasa sedang mengepung manusia. Mereka, kelompok-kelompok itu sebenarnya para pemabuk, mereka sedang mengajak atau merekrut para manusia untuk menjadi pemabuk juga. Supaya dunia ini menjadi dunia mabuk-mabukan. Kalau sudah seperti itu manusia akan gagal menjadi manusia.
Hampir semua bidang kehidupan diracuni oleh virus-virus mabuk itu. Sehingga dengan mudah terjadi pemerkosaan-pemerkosaan kebenaran, pembunuhan-pembunuhan kesadaran, pendustaan-pendustaan politik, pengkerdilan-pengkerdilan kreativitas.
Tayangan-tayangan layar tele-sihir, konten-konten inter-pelet, hiburan-hiburan syahwat, labirin kegelisahan, tuhan gengsi, lengkap sudah. Silahkan, tinggal pilih, mau mabuk sendiri atau dimabukkan.
Sekarang mabuk ini dimanipulasi, dijadikan sebagai alat utama untuk menghilangkan kesadaran orang lain, orang banyak, sebagai bagian dari kontrol sosial yang berfungsi sebagai suplayer-suplayer materi bagi pemilik-pemilik bisnis besar, sebagai kontrol sosial untuk menghidupkan ego-ego rendah dengan tujuan destruktif dalam kerangka tujuan tertentu yang besar. Para pelaku kontrol pikiran (jika secara masal menjadi kontrol sosial) menjadi mudah karena metode yang dipakai bukan dengan menyuruh manusia untuk mabuk, tetapi menciptakan suasana yang membuat manusia tidak punya pilihan lain kecuali mabuk. Dalam suasana seperti itu terdapat dua pilihan, kedua pilihan hanya berujung pada satu akibat, yaitu mabuk. Pilihan tersebut adalah ingin mabuk sendiri atau ingin dimabukkan.
Kontrol pikiran! jangan dikira apa yang sedang terjadi entah itu suasana kehidupan, sistem sosial atau bagian lain dalam kehidupan merupakan proses alamiah, bukan seperti itu, tetapi rekayasa besar-besaran. Berbagai jenis rekayasa sedang mengepung manusia. Mereka, kelompok-kelompok itu sebenarnya para pemabuk, mereka sedang mengajak atau merekrut para manusia untuk menjadi pemabuk juga. Supaya dunia ini menjadi dunia mabuk-mabukan. Kalau sudah seperti itu manusia akan gagal menjadi manusia.
Hampir semua bidang kehidupan diracuni oleh virus-virus mabuk itu. Sehingga dengan mudah terjadi pemerkosaan-pemerkosaan kebenaran, pembunuhan-pembunuhan kesadaran, pendustaan-pendustaan politik, pengkerdilan-pengkerdilan kreativitas.
Tayangan-tayangan layar tele-sihir, konten-konten inter-pelet, hiburan-hiburan syahwat, labirin kegelisahan, tuhan gengsi, lengkap sudah. Silahkan, tinggal pilih, mau mabuk sendiri atau dimabukkan.
Komentar
Posting Komentar