Suatu ketika seorang pezina sedang bertengkar dengan dirinya
sendiri. Dalam pertengkaran itu ia mengatakan,
“Jelas-jelas segala perbuatan yang mendekati zina itu salah, kenapa dalam pikiranku masih terselip pertanyaan, apakah berzina itu diperbolehkan ?”, katanya dalam hati, “mungkin boleh, kalau tidak ketahuan”, jawabnya sendiri.
Cerita tentang seorang pezina itu salah satu contoh bentuk intervensi nafsu kepada akal. Yang diperlukan oleh akal untuk mengendalikannya adalah mengeluarkan argumen tandingan yang lebih kuat untuk mengalahkannya. Mungkin bukan hanya pezina itu yang mengalaminya, tetapi dirimu juga. Banyak sekali pertanyaan seperti itu muncul walaupun dengan tema yang berbeda.
Jangan biarkan dirimu bercekcok terlalu lama. Karena jika dirimu bercekcok terlalu lama bisa dipastikan dirimu akan kalah. Salah satu kelebihannya adalah daya tahan yang luar biasa, semakin lama semakin banyak serangan-serangan argumen yang membuat akal tidak mampu melakukan apa-apa.
Satu-satunya cara adalah menyerang dengan argumen tertajam untuk mematahkan argumennya.
“Jelas-jelas segala perbuatan yang mendekati zina itu salah, kenapa dalam pikiranku masih terselip pertanyaan, apakah berzina itu diperbolehkan ?”, katanya dalam hati, “mungkin boleh, kalau tidak ketahuan”, jawabnya sendiri.
Cerita tentang seorang pezina itu salah satu contoh bentuk intervensi nafsu kepada akal. Yang diperlukan oleh akal untuk mengendalikannya adalah mengeluarkan argumen tandingan yang lebih kuat untuk mengalahkannya. Mungkin bukan hanya pezina itu yang mengalaminya, tetapi dirimu juga. Banyak sekali pertanyaan seperti itu muncul walaupun dengan tema yang berbeda.
Jangan biarkan dirimu bercekcok terlalu lama. Karena jika dirimu bercekcok terlalu lama bisa dipastikan dirimu akan kalah. Salah satu kelebihannya adalah daya tahan yang luar biasa, semakin lama semakin banyak serangan-serangan argumen yang membuat akal tidak mampu melakukan apa-apa.
Satu-satunya cara adalah menyerang dengan argumen tertajam untuk mematahkan argumennya.
Komentar
Posting Komentar