Langsung ke konten utama

Sesuai Keinginan-Nya


Kalau manusia menganggap bahwa dirinya adalah makhluk independen tak berhubungan dengan Tuhan atau dalam prinsip hidupnya tidak menganggap ada yang maha maka hal tersebut adalah suatu kemunduran bagi manusia. Jika manusia menganggap bahwa kemajuan peradaban hanya sekedar perubahan bentuk dari sesuatu yang dianggap kuno ke suatu yang dianggap futuristik maka manusia juga mengalami kemunduran peradaban. Apabila beradab hanya dianggap perubahan kepemilikan, misalnya dulu hanya punya sepeda, sekarang punya mobil, berarti semakin menegaskan bahwa manusia benar-benar mengalami penurunan kemampuan dalam memandang sesuatu.

Kelihatannya zaman ini benar-benar menegaskan tanda-tanda itu. Populernya budaya tonton. Populernya sosmed yang berbasis foto video. Populernya budaya instan. Semakin cintanya manusia dengan kegemerlapan dunia sehingga waktunya benar-benar dihabiskan untuk mengejar kepemilikan-kepemilikan materi. Semakin didukungnya ketidakterbatasan ego. Sudah sangat menunjukkan tanda-tanda kemunduran.

Kemunduran mengisyaratkan beberapa hal yang sifatnya kontinyu. Pertama menuju kehancuran. Kedua akan dimulai sesuatu yang baru dan lebih baik. Ketiga terserah-serah Tuhan mau seperti apa. Sebelum menuju yang kedua akan dilalui terlebih dahulu yang pertama. Jika itu akan segera terjadi maka bagi yang mengerti bisa lebih berhati-hati supaya tidak tergilas kehancuran. Bagi yang menganggap ada Tuhan keputusannya adalah terserah-serah Tuhan yang penting berusaha hidup sesuai dengan yang diinginkan-Nya.

Komentar